Sabtu, 26 April 2014

Prinsip-Prinsip PAKEM



Prinsip-prinsip PAKEM adalah hal-hal mendasar yang akan selalu tampak dan menggambarkan tingkah kegiatan serta keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar, baik mental maupun fisik.
Keterlibatan yang dimaksudkan adalah siswa aktif dalam kegiatan pembelajaran baik dari segi kognitif, afektif maupun psikomotor.
Semiawan ( 2009: 11) berpendapat bahwa untuk mengaktifkan siswa dalam belajar harus menghayati prinsip-prinsip berupa :
1.      prinsip motivasi
2.      prinsip latar dan konteks
3.      prinsip keterarahan pada fokus tertentu
4.      prinsip hubungan sosial
5.      prinsip belajar sambil bekerja
6.      prinsip perbedaan individu
7.      prinsip menemukan
8.      prinsip pemeca-han masalah.

Sejalan dengan pendapat Semiawan, Nizar (2008: 13) menjelaskan bahwa ada beberapa prinsip PAKEM yaitu
1.      prinsip persiapan dan motivasi
2.      prinsip penggunaan alat pemusat perhatian
3.      prinsip partisi-pasi aktif siswa
4.      prinsip umpan balik
5.      prinsip perulangan.
Prinsip-prinsip belajar siswa aktif menurut para ahli. Menurut Hermawan prinsip-prinsip belajar siswa aktif akan tampak dalam 4 dimensi, yakni:

1.      Dimensi subjek didik: adanya keberanian menyatakan pendapat, pikiran, perasaan, keinginan, dan keberanian berpartisipasi, adanya usaha dan kreativitas, rasa lapang, dan bebas melakukan sesuatu.
2.      Dimensi guru: adanya usaha membina dan mendorong subjek didik dalam meningkatkan kegairahan dan partisipasi siswa aktif, kemampuan menjalankan fungsi dan peranan guru sebagai inovator dan motivator, pemberian kesempatan kepada para siswa yang pada hakikatnya memiliki perbedaan individual, kemampuan menggunakan bermacam-macam strategi belajar-mengajar serta pendekatan multimedia.
3.      Dimensi program: tujuan instruksional dan konsep serta kemampuan subjek didik, program yang memungkinkan terjadinya pengembangan konsep maupun aktivitas subjek didik, program yang tidak kaku dalam penentuan metode dan media yang mudah dipahami.
Dimensi situasi belajar-mengajar: situasi belajar-mengajar yang menimbulkan interaksi sosial dan komunikasi guru-murid menjadi hangat dan menyenangkan, adanya kegairahan dan kegembiraan belajar dari subjek didik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar