Prinsip-prinsip
PAKEM adalah hal-hal mendasar yang akan selalu tampak dan menggambarkan tingkah
kegiatan serta keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar, baik mental
maupun fisik.
Keterlibatan
yang dimaksudkan adalah siswa aktif dalam kegiatan pembelajaran baik dari segi
kognitif, afektif maupun psikomotor.
Semiawan ( 2009: 11) berpendapat bahwa
untuk mengaktifkan siswa dalam belajar harus menghayati prinsip-prinsip berupa :
1.
prinsip motivasi
2.
prinsip latar dan
konteks
3.
prinsip keterarahan pada
fokus tertentu
4.
prinsip hubungan sosial
5.
prinsip belajar sambil
bekerja
6.
prinsip perbedaan
individu
7.
prinsip menemukan
8.
prinsip pemeca-han
masalah.
Sejalan dengan pendapat
Semiawan, Nizar (2008: 13) menjelaskan bahwa ada beberapa prinsip PAKEM
yaitu
1. prinsip persiapan dan motivasi
2. prinsip penggunaan alat pemusat perhatian
3. prinsip partisi-pasi aktif siswa
4. prinsip umpan balik
5. prinsip perulangan.
Prinsip-prinsip
belajar siswa aktif menurut para ahli. Menurut Hermawan prinsip-prinsip belajar
siswa aktif akan tampak dalam 4 dimensi, yakni:
1.
Dimensi
subjek didik: adanya keberanian menyatakan pendapat, pikiran, perasaan,
keinginan, dan keberanian berpartisipasi, adanya usaha dan kreativitas, rasa
lapang, dan bebas melakukan sesuatu.
2.
Dimensi
guru: adanya usaha membina dan mendorong subjek didik dalam meningkatkan
kegairahan dan partisipasi siswa aktif, kemampuan menjalankan fungsi dan
peranan guru sebagai inovator dan motivator, pemberian kesempatan kepada para
siswa yang pada hakikatnya memiliki perbedaan individual, kemampuan menggunakan
bermacam-macam strategi belajar-mengajar serta pendekatan multimedia.
3.
Dimensi
program: tujuan instruksional dan konsep serta kemampuan subjek didik, program
yang memungkinkan terjadinya pengembangan konsep maupun aktivitas subjek didik,
program yang tidak kaku dalam penentuan metode dan media yang mudah dipahami.
Dimensi situasi belajar-mengajar:
situasi belajar-mengajar yang menimbulkan interaksi sosial dan komunikasi
guru-murid menjadi hangat dan menyenangkan, adanya kegairahan dan kegembiraan
belajar dari subjek didik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar