Sabtu, 26 April 2014

METODOLOGI PAKEM




Untuk menerapka PAKEM secara efektif dan produktif, ada delapan metodologi jitu yang harus dilakukan oleh guru, yaitu mendorong siswa untuk menghafalkan, menekankan siswa untuk bertanya, memulai diskusi intyeraktif, mengajak siswa belajar diluar kelas, mengembangkan kreativitas siswa, melatih penelitain, studi banding, dan melatih jurnalistik.
1.      Mendorong siswa untuk mengahfal
Hafalan mempunyai pengaruh besar terhadap keilmuan seseorang. Orang yang
hafal mempunyai kekuatan untuk memperdalam pemahaman dan mengembangkan pemikiran secara lebih luas. Siswa yang hafal dapat menangkap dengan cepat pelajaran yang diajarkan, apalagi kalau hubungannya dengan teori matematika, IPA, bahasa inggris, dan sebagainya. Aspek hafalan memegang peranan penting untuk mengendapkan ilmu dan mengkristalkannya dalam pikiran dan hati, kemudain meningkatkannya secara akseleratif dan massif.
2.      Menekankan siswa untuk bertanya
Pada awalnya, doronga untuk bertanya ini terasa aneh. Mereka akan berpikir bagaimana caranya bertanya dan materi apa yang perlu ditanyakan. Selain itu mereka juga akan berlatih berbicara didepan orang lain, melatih mental percaya diri, dan keyakinan kuat. Secara bertahap, mereka akan terbiasa untuk bertanya dengan baik.
3.      Memulai diskusi interaktif
Pada tahapan ini anak berlatih untuk berpikir analisis dan solutif. Ia akan mengamati factor yang tidak kelihatan dari suatu masalah dan mengidentifikasi factor-faktor penyebabnya, kemudain menawarkan solusi persoalan dengan ide-ide cerdas, visioner, dan aplikatif.
4.      Mengajak siswa belajar diluar kelas
Untuk penyegaran (refreshing), siswa daijak jalan-jalan keluar kelas, misalkan kehalaman dengan mengamati fenomena social dan mendiskusikannya bersama. Lebih efektif lagi, siswa diajak ke perpustakaan yang lebih lengkap koleksi buku, Koran, dan majalahnya, misalnya, perpustakaan pemerintah daerah, perpustakaan kampus, dan sebagainya. Dengan pembelajaran seperti nin, siswa menjadi sadar bahwa ilmu yang sealma ini mereka miliki masih sangat sedikit. Diluar sana ada jutaan pengetahuan yang belum dipelajari. Hal ini semakin menantang mereka untuk belajar lebih serius, semnagat, dan menantang.
5.      Mengembangkan kreativitas siswa
Salah satu cirri PAKEM adalah kreativitas, oleh karena itu guru harus mendorong kretivitas anak didik agar dapat berkembang dengan cepat. Tanpa kretivitas yang terlatih dan mewarnai kehidupan seseorang setiap saat, ia akan terpental dari ketatnya persaingan dan tajamnya perbedaan yang muncul.
6.      Melatih penelitian
Penelitian melatih anak didik agar termotivasi untuk mengetahui hal-hal yang belum terpikirkan. Pada pelajaran IPA, guru bisa mendorong anak-anak untuk meneliti objek yang menajdi materi pelajarannya. Terjun langsung sebagai peneliti dengan bekal metodologi yang mantap, membuat anak didik masuk dalam ruang laboratorium dengan kepercayaan diri dan keyakinan yang tinggi bahwa mereka mampu memecahkan masalah yang akan timbul.
7.      Mengadakan studi banding
Dengan mengajak siswa studi banding ke sebuah lembaga yang berkualitas, akan membuat semanagat belajar mereka menjadi meningkat. Mereka akan melihat sejauh mana kemampuan sealma ini dan bagaimana mengembangkannya secara maksimal.
8.      Melatih jurnalistik
Jurnalistik atau segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia tulis menulis bisa menjadi ajang efektif bagi guru untuk menggali dan mengembangkan potensi anak didik, dan, PAKEM dapat dikembangkan dengan metodologi ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar