Untuk menerapka PAKEM secara efektif dan produktif,
ada delapan metodologi jitu yang harus dilakukan oleh guru, yaitu mendorong
siswa untuk menghafalkan, menekankan siswa untuk bertanya, memulai diskusi
intyeraktif, mengajak siswa belajar diluar kelas, mengembangkan kreativitas
siswa, melatih penelitain, studi banding, dan melatih jurnalistik.
1. Mendorong
siswa untuk mengahfal
Hafalan
mempunyai pengaruh besar terhadap keilmuan seseorang. Orang yang
hafal mempunyai
kekuatan untuk memperdalam pemahaman dan mengembangkan pemikiran secara lebih
luas. Siswa yang hafal dapat menangkap dengan cepat pelajaran yang diajarkan,
apalagi kalau hubungannya dengan teori matematika, IPA, bahasa inggris, dan
sebagainya. Aspek hafalan memegang peranan penting untuk mengendapkan ilmu dan
mengkristalkannya dalam pikiran dan hati, kemudain meningkatkannya secara
akseleratif dan massif.
2. Menekankan
siswa untuk bertanya
Pada
awalnya, doronga untuk bertanya ini terasa aneh. Mereka akan berpikir bagaimana
caranya bertanya dan materi apa yang perlu ditanyakan. Selain itu mereka juga
akan berlatih berbicara didepan orang lain, melatih mental percaya diri, dan
keyakinan kuat. Secara bertahap, mereka akan terbiasa untuk bertanya dengan
baik.
3. Memulai
diskusi interaktif
Pada
tahapan ini anak berlatih untuk berpikir analisis dan solutif. Ia akan
mengamati factor yang tidak kelihatan dari suatu masalah dan mengidentifikasi
factor-faktor penyebabnya, kemudain menawarkan solusi persoalan dengan ide-ide
cerdas, visioner, dan aplikatif.
4. Mengajak
siswa belajar diluar kelas
Untuk
penyegaran (refreshing), siswa daijak jalan-jalan keluar kelas, misalkan
kehalaman dengan mengamati fenomena social dan mendiskusikannya bersama. Lebih
efektif lagi, siswa diajak ke perpustakaan yang lebih lengkap koleksi buku,
Koran, dan majalahnya, misalnya, perpustakaan pemerintah daerah, perpustakaan
kampus, dan sebagainya. Dengan pembelajaran seperti nin, siswa menjadi sadar
bahwa ilmu yang sealma ini mereka miliki masih sangat sedikit. Diluar sana ada
jutaan pengetahuan yang belum dipelajari. Hal ini semakin menantang mereka
untuk belajar lebih serius, semnagat, dan menantang.
5. Mengembangkan
kreativitas siswa
Salah
satu cirri PAKEM adalah kreativitas, oleh karena itu guru harus mendorong
kretivitas anak didik agar dapat berkembang dengan cepat. Tanpa kretivitas yang
terlatih dan mewarnai kehidupan seseorang setiap saat, ia akan terpental dari
ketatnya persaingan dan tajamnya perbedaan yang muncul.
6. Melatih
penelitian
Penelitian
melatih anak didik agar termotivasi untuk mengetahui hal-hal yang belum
terpikirkan. Pada pelajaran IPA, guru bisa mendorong anak-anak untuk meneliti
objek yang menajdi materi pelajarannya. Terjun langsung sebagai peneliti dengan
bekal metodologi yang mantap, membuat anak didik masuk dalam ruang laboratorium
dengan kepercayaan diri dan keyakinan yang tinggi bahwa mereka mampu memecahkan
masalah yang akan timbul.
7. Mengadakan
studi banding
Dengan
mengajak siswa studi banding ke sebuah lembaga yang berkualitas, akan membuat
semanagat belajar mereka menjadi meningkat. Mereka akan melihat sejauh mana
kemampuan sealma ini dan bagaimana mengembangkannya secara maksimal.
8. Melatih
jurnalistik
Jurnalistik
atau segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia tulis menulis bisa menjadi
ajang efektif bagi guru untuk menggali dan mengembangkan potensi anak didik,
dan, PAKEM dapat dikembangkan dengan metodologi ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar